Senin, 08 Juli 2013

Upaya Interpretasi Visi dan Paradigma Gerakan KAMMI

“Jangan berhenti tangan mendayung, nanti air membawa hanyut”
By : Syamsudin Kadir

Kontitusi KAMMI terdiri dari AD/ART dan GBHO (berisi hal-hal prinsipil yang bersifat moderat). Sehingga GBHO berisi tentang garis-garis yang menbedakan pola-pola KAMMI dengan gerakan lain. Inilah yang membedakan antara KAMMI dengan organisasi eksternal lain. Titik beda yang sanyat dahsyat dari KAMMI ada pada GBHO. Kehidupan KAMMI itu berdasarkan gerakan dari kader KAMMI, bukan gerakan fisik tapi gerakan nilai-nilai KAMMI yang dieksekusi oleh kader KAMMI. Inilah yang menjadikan karakter dari gerakan KAMMI.

Di GBHO terdapat filosofi (visi,misi,kredo, dll). KAMMI adalah harokatul tajdid, yaitu gerakan pengkaderan. Apapun kegiatan yang dilakukan itu merupakan bagian dari pengkaderan KAMMI. Sehingga, kader yang ingin dibentuk adalah kader yang paripurna. Yang kedua, adalah harikatul amal. Ruang lingkupnya adalah ibadah dan muamalah. Dengan dua karakter inilah kelak yang membedakan KAMMI dengan organisasi eksternal lainnya.

Aspek penerimaan orang terhadap KAMMI sangat ditentukan oleh dua karakter diatas. Selanjutnya, dalam KAMMI ada piramida KAMMI yang terdiri dari 4 yaitu, basis massa, basis pemikir, basis ideology dan basis kebijakan. Sehingga ada proses pencarian diri dalam kader KAMMI. Lalu kita masuk dalam pyramid yang mana? Piramida ini seyogyanya bukan hanya maqom terhadap gerakan saja, tapi juga maqom dihadapan Allah SWT. Maka, deteksilah kematangan dari tiap kader KAMMI.
Dalam hal filosofi, ada 2 hal yang ingin dibahas yaitu visi dan kredo gerakan KAMMI. Visi adalah hal-hal jangka panjang yang ingin dicapai oleh KAMMI. Sehingga, bukan hanya manajemen diri yang ingin dicapai. Visi dari KAMMI yaitu :

KAMMI Sebagai Wadah perjuangan permanen.

Mainset yang dibangun adalah nilai-nilai peran KAMMI sebagai organisasi. Sehingga walaupun KAMMI dibubarkan, nilai-nilainya akan tetap permanen. Karena KAMMI bukan bersifat organisatoris. Ada nilai-nilai perjuangan dan pergerakan yang aktif dalam diri KAMMI. Sehingga KAMMI bersifat massivikasi. Lalu yang dilahirkan oleh KAMMI adalah para-para pemimpin. Maka tak layak kader KAMMI itu mengambil posisi sebagai “rakyat”.  Tak ada istilah toleransi kemanjaaan dalam KAMMI. Outputnya adalah melahirkan kader pemimpin-pemimpin dalam suatu negara dan mewujudkan bangsa dan negara Islam.

Sedangkan paradigma gerakan KAMMI adalah cara pandang KAMMI. Bagaimana KAMMI menerjemahkan dirinya secara internal dan eksternal. Who is KAMMI?

KAMMI secara internal :
1.      
      KAMMI adalah gerakan dakwah tauhid.
Dalam konteks ini setiap kerja-kerja KAMMI itu selalu mengingatkan kepada Allah. Sehingga, dalam pelaksanaan DM1, materi asupan pertama yang harus dicerna adalah syahadatain sebagai titik tolak perubahan.
2.      
      KAMMI sebagai gerakan intelektual profetik.
Inilah yang membedakan KAMMI dengan kaum liberal. Jika ilmu masuk dalam system, maka KAMMI menjadikan kajian keilmuan sebagai senjatanya. Ilmunya ilmiah dan amalnya amaliah. Basisnya KAMMI itu adalah wahyu. Bukan berarti anti akal. Sehingga wahyu itulah yang akan menentukan kebenaran dan kesalahan terhadap suatu hal. Bukan fokus pada pembangunan kapasitas diri, tapi bisa menginspirasi orang lain. Inilah yang membedakan antara KAMMI dengan gerakan yang lain. Selalu gelisah dengan keadaan. Tidak pernah puas dengan kenyamanan-kenyamanan.

Sedangkan secara eksternal :
1.       
      KAMMI sebagai gerakan sosial independen.
KAMMI tidaklah anti dengan gerakan lain. Tidak menggantungkan gerakan dengan apapun selain kepada Allah. Karakter kemandirian yang menjadi akar gerakan KAMMI. Maka, KAMMI mempunyai kemerdekaan dalam menjalankan ranah kerjanya.
2.      
      KAMMI sebagai gerakan ekstraparlementer.

KAMMI mempunyai tanggung jawab sosial yang tidak dieksekusi oleh intraparlementer. Bukan berarti menggantungkan dengan pemerintah. Pun anti dengan partai. Karena KAMMI bekerja di alam dunia yang membutuhkan kerjasama dengan yang lain. Selalu gelisah dengan kondisi sosial yang tidak maslahat bagi umat.  Kader selalu berpikir dibalik pikiran. Ia selalu membuat kemungkinan-kemungkinan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar